AUSTRAL14 – Day #0 (21-10-14): CGK-KUL

AirAsia X Logo

Pada 21-30 Januari 2014 (tepat sebulan yang lalu) saya melakukan perjalanan ke Australia dalam rangka datang ke Big Day Out 2014 dan nonton Pearl Jam. Minggu ini tepat sebulan yang lalu saya bepergian, dan agar tidak lebih jauh lagi prokrastinasi (penundaan pekerjaan) saya, maka saya akan post di blog saya hari-per-hari, sebulan yang lalu (paling ya selisih 1 hari.) Lewat dari jangka waktu sebulan saya rasa udah basi. Saya mulai ya dari Hari #0 (keberangkatan pesawat dihitung Hari #0 karena overnight.)

Saya sudah menunggu hari ini datang sejak Agustus 2013, saat saya pesan tiket Big Day Out untuk nonton main headliner Pearl Jam. Saat itu booking tiket BDO Sydney (Hari #1. Awalnya akan diselenggarakan 2 hari di Sydney, dengan hari pertama bertepatan dengan Australia Day. Kemudian promotor festival membatalkan Hari #2.) Lalu di bulan2 berikutnya mulai menabung AUD dan booking kamar untuk Sydney (saya booking Hostel Casa Central) dan tiket pesawat (AirAsia dengan stop-over di Kuala Lumpur.)

Poster Big Day Out 2014

Teman saya Irawan mengajak saya untuk roadtrip keliling australia dengan menggunakan mobil sewaan. Dan karena memang paralel dengan rencana membawa petisi untuk mendatangkan Pearl Jam ke Indonesia (yang berpuncak pada acara “FAITHFULL – Pearl Jam Nite VIII : Bring Pearl Jam To Indonesia”) dan ada rencana untuk bertemu di Melbourne dengan kontak dari pihak yang membantu kita (menyampaikan petisi ke Pearl Jam,) maka itinerary trip yang saya namakan AUSTRAL14 (get it? Australia in 2014?) berkembang dari seminggu menjadi 10 hari, dengan menambah rencana Big Day Out Melbourne dan keliling Australia.

Lalu saya pesan tambahan tiket Big Day Out Melbourne dan hotel di Melbourne (rencana awal di Melbourne Metro YHA tapi karena terlalu lama menunda akhirnya fully booked, diganti King Street Backpackers Melbourne.) Hotel di Merimbula (pertengahan perjalanan Sydney-Melbourne) dibooking oleh Irawan (sepertinya dia tidak terlalu cocok dengan hostel dan memilih motor inn Black Dolphin.)

Rute yang kami pilih adalah melipir sepanjang Sapphire Coast, dari Sydney perjalanan 7 jam ke Merimbula (kota resort pantai) dan beristirahat di sana semalam, lalu besoknya berangkat dalam perjalanan 6 jam ke Melbourne. Stay di Melbourne 2 malam sambil datang ke Big Day Out Melbourne. Lalu dilanjutkan dengan day trip Melbourne Sydney, untuk ke Big Day Out Sydney dan sisanya dihabisakan dengan city tour di Sydney sampai pulang. Berikut itinerary yang direncanakan di TripIt.

Pagi itu (seperti hari-hari sebelumnya) Jakarta diguyur hujan deras. Di beberapa bagian kota Jakarta digenangi air (baca: banjir.) Jam 10 saya pergi sebentar ke Ace Hardware dekat rumah untuk membeli koper (yup. Saya sudah packing dulu sebelum punya koper.) Pada perjalanan pulang saya beli nasi padang, untuk bekal makan di rumah.

Setelah packing (1 koper utama, 1 backpack notebook dan 1 tas kecil selempang) saya minta panggilkan taxi sekitar 4 jam sebelum jam 18.55 keberangkatan pesawat, antisipasi genangan air dan macet di Jakarta. Dan setelah sempat mampir sebentar untuk sebuah keperluan, taxi saya melaju ke Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3. Surprisingly, rute via Sudirman-Grogol lancar saja.

T3 Soetta #AUSTRAL14 - ThumbnailSetibanya di Terminal 3 saya langsung check-in, beli roti di Circle K Terminal 3, dan menunggu sambil menulis post ini di Starbucks Terminal 3. Beberapa saat jelang jam boarding, saya berbenah dan menuju ke waiting lounge Gate 6. Ternyata keberangkatan tertunda, sehingga saya sempat menunaikan shalat Magrib di musholla Terminal 3. Setelah itu saya sempat menunggu keberangkatan delayed di lounge Gate 6.Test

KLIA LCCT

Jam 18:15 saya baru boarding flight QZ8196 menuju KUL (Kuala Lumpur.) Penerbangan CGK-KUL ini hanya memakan waktu 2 jam. Di KLIA LCCT (Low-Cost Carrier Terminal) saya turun ke terminal LCCT, lalu segera melewati jalur imigrasi khusus untuk connecting flight. Tidak ada jeda waktu menunggu karena penerbangan sebelumnya memang delayed. Walaupun sudah check-in boarding pass, saya minta waktu kepada petugas keluar sebentar untuk ke toilet LCCT.

AirAsia X CabinPenerbangan AirAsia X D7 222 KUL-SYD menggunakan pesawat Airbus A330-300. Kursi berlapis kulit merah putih tapi agak sempit, sesempit siku yang bolak-balik tersenggol pramugari yang lewat (hmm, pramugarinya dari berbagai negara kawasan Asia.) Dan teman duduk saya juga gadis cantik dari Filipina sepertinya, seorang Pinay. Sudah terlalu cape untuk memulai percakapan…